Salah satu keputusan yang sangat penting sebelum memulai bisnis waralaba adalah memilih lokasi yang strategis sebagai tempat usaha. Karena lokasi ikut berperan menentukan tingkat kesuksesan usaha Anda. Jika tidak atau belum memiliki bayangan seberapa strategis lokasi yang ingin Anda pilih, sebaiknya meminta kepada franchisor untuk memberi gambaran tentang lokasi tempat usaha itu. Atau, mintalah nasehat kepada franchisor dimana sebaiknya lokasi yang tepat untuk usaha Anda.
Biasanya, franchisor melakukan studi (riset) pasar sebelum memberikan persetujuan kepada franchisee. Riset ini salah satunya mengenai trade area franchise untuk mengetahui secara demografis potensi usaha dan informasi yang berhubungan dengan lokasi/tempat belanja masyarakat. Tidak ada salahnya jika Anda meminta lebih rinci gambaran dan potensi lokasi yang direncanakan. Berikut beberapa yang harus dipertimbangkan dalam memilih lokasi.
1. Kepadatan penduduk
Kepadatan penduduk menjadi salah satu indikator besarnya potensi pasar usaha yang ingin Anda geluti, meskipun hal ini belum menjadi ukuran final. Apakah bisa dijadikan sebagai tempat belanja masyarakat.
2. Penghasilan
Jika kepadatan penduduk tidak linear dengan daya beli masyarakatnya, maka berarti lokasi itu tidak tepat sebagai tempat/pusat perbelanjaan. Karena itu, perlu Anda cermati bagaimana penghasilan penduduk di area trade Anda. Apakah lingkungan dekat menyukai jika mereka ditawarkan produk dari usaha franchise atau pusat perbelanjaan yang Anda miliki?
3. Jumlah usaha
Adakalanya, lokasi yang dipilih merupakan pusat shopping (pusat shopping) atau sentra perdagangan. Nah, apakah banyaknya usaha berpengaruh kepada lokasi? Apakah tipe bisnis di area itu menggunakan produk atau service yang ditawarkan franchise?
4. Tempat
Ada beberapa tipe tempat yang bisa dipilih untuk usaha Anda seperti mal (shopping mall), sentra usaha, perumahan, pinggir jalan dan sebagainya. Anda perlu menanyakan, apakah kebanyakan franchisee yang sukses berada di lokasi franchise seperti di dalam mal, di bagian yang paling ramai, di bagian terpisah dari mal, stand atau bangunan tersendiri atau di sentra industri?
5. Jumlah Traffic
Berapa banyak kendaraan yang lalu lalang di lokasi itu per harinya? Apakah orang yang lalu lalang akan dapat melihat tanda bisnis (plang) Anda? Apakah lokasinya mudah diakses?
6. Pusat keramaian
Jika lokasi berada di bagian mal misalnya Mall Depok Town Square, kebanyakan pusat lalu lalang yang terbaik adalah di outlet-outlet makanan. Kadang-kadang, di seberang jalan mal juga menjadi tempat yang di penuhi orang lalu lalang dan biasanya harga sewanya juga lebih murah. Bisa juga lokasinya di rumah sakit, kampus atau di pusat-pusat orang datang.
7. Akses karyawan
Bisa saja lokasi yang jarak tempuhnya sangat jauh menjadi kontra produktif buat karyawan Anda. Karena itu, lokasi sebaiknya terbilang cukup dekat terutama bagi karyawan utama Anda. Misalnya Mall Depok Town Square.
8. Zona
Jika lokasi yang Anda pilih bukan daerah perdagangan semacam shopping mall atau tidak cocok dengan usaha Anda, sebaiknya tidak dipaksakan. Maka, perlu juga Anda menanyakan, apakah zona lokasi cukup pantas untuk bisnis Anda.
9. Kompetisi
Pertimbangkan juga tingkat kompetisi usaha yang ingin Anda jalankan. Jika di lokasi tersebut sudah jenuh dengan usaha yang menawarkan produk sejenis, bisa jadi lokasi itu menjadi tidak strategis buat Anda.
10. Appearance
Anda pasti ingin usaha Anda terlihat berwibawa dan lingkungan di sekeliling lokasi tidak mengganggu usaha franchise Anda. Tanyakan kepada franchisor, apakah area lokasi cukup bersih dan terkendali? Apakah lingkungannya juga cukup baik?
Selanjutnya, mintalah franchisor membantu Anda bernegosiasi untuk mendapatkan lokasi yang strategis dan harga sewa yang lebih murah. Karena bisa saja dalam kasus tertentu, usaha tersebut dibutuhkan, misalnya oleh real estat untuk menjaring pasar.
Berikut kriteria demografik dalam memilih lokasi paling top.
Top four
1. Usia penduduk yang menjadi target pasar Anda.
2. Jumlah keluarga
3. Income setiap keluarga
4. Jumlah penduduk
Kriteria tambahan
1. Kompetisi di area atau lokasi
2. Prosentase penduduk yang menjadi target Anda.
3. Jumlah pria dan wanitanya
4. Prosentase populasi berdasarkan income yang masuk kategori konsumen potensial
5. Jumlah rumah tangga dengan income yang lebih besar
6. Rata-rata income keluarga
7. Income kelurga yang medium
8. Prosentase penduduk yang berpendidikan sarjana
9. Prosentase penduduk yang bekerja kantoran
10. Kepadatan penduduk
http://kamissore.blogspot.com/2009/01/cara-memilih-lokasi-yang-tepat.html
Tampilkan postingan dengan label 5. place. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 5. place. Tampilkan semua postingan
Kamis, 14 Oktober 2010
INDOMARET TEMPAT USAHA
Beberapa pengunjung Franchise Waralaba com bertanya tentang bagaimana prosedur menyewa teras/halaman Indomaret untuk berjualan? Ternyata, syaratnya mudah saja. Jika anda mau jualan martabak, goreng-gorengan, atau bahkan waralaba kaki lima, tinggal isi formulir saja.Formulir tersebut tersedia di setiap toko Indomaret. Selain itu, anda juga harus menyerahkan foto copy KTP.
Luas tempat yang bisa disewa rata-rata 1×2 meter persegi. Karena itu tidak menyediakan temat makan.
Tapi ingat, aturan mainnya adalah produk yang dijual tidak ada di Indomaret.
Jika anda tertarik menyewa lokasi usaha di teras Indomaret dapat menghubungi:
DKI JAKARTA
Fitri : 021-70095184
Ery Yanta : 021-23721426
Fahmi Idris : 021-70095263
Sri : 021-6914478 ext.121
BOGOR, DEPOK dan Sekitarnya
FX Suhardi : 0888 1906 186
IGN Wahono : 0888 1906 244
Desy Indriana : 021-8742740 ext. 120 / 121
PARUNG
M. Jazuli : 021-68912052
Syahlani : 021-33126118
Rimadhani : 021-7563078 ext. 220
TANGERANG
Supriyanto : 021-32064027 / 71337081
Marjuki : 021-71434977 / 0818 0821 3233
Kasum : 0254-7062247 / 0858 8856 4404
Icbal : 0254-7118837 / 0856 9100 3184
Desi : 021-5906161 ext. 223
BEKASI
Tribowo S : 0888 1955 443 / 0856 1204 662
Andri Kamal S : 0888 9701 006
Mintarjo : 0857 5993 9504
Intan : 021-89834999
http://www.franchisewaralaba.com/2010/01/07/mau-sewa-teras-halaman-indomaret/
Luas tempat yang bisa disewa rata-rata 1×2 meter persegi. Karena itu tidak menyediakan temat makan.
Tapi ingat, aturan mainnya adalah produk yang dijual tidak ada di Indomaret.
Jika anda tertarik menyewa lokasi usaha di teras Indomaret dapat menghubungi:
DKI JAKARTA
Fitri : 021-70095184
Ery Yanta : 021-23721426
Fahmi Idris : 021-70095263
Sri : 021-6914478 ext.121
BOGOR, DEPOK dan Sekitarnya
FX Suhardi : 0888 1906 186
IGN Wahono : 0888 1906 244
Desy Indriana : 021-8742740 ext. 120 / 121
PARUNG
M. Jazuli : 021-68912052
Syahlani : 021-33126118
Rimadhani : 021-7563078 ext. 220
TANGERANG
Supriyanto : 021-32064027 / 71337081
Marjuki : 021-71434977 / 0818 0821 3233
Kasum : 0254-7062247 / 0858 8856 4404
Icbal : 0254-7118837 / 0856 9100 3184
Desi : 021-5906161 ext. 223
BEKASI
Tribowo S : 0888 1955 443 / 0856 1204 662
Andri Kamal S : 0888 9701 006
Mintarjo : 0857 5993 9504
Intan : 021-89834999
http://www.franchisewaralaba.com/2010/01/07/mau-sewa-teras-halaman-indomaret/
USAHA SALON MOBIL
Dikutip dari CBN CyberSHOPPING
William Samuel
Halo Mbak Mike, apa kabar? Saya mau minta pendapat Mbak Mike nih. Saya mau buka usaha salon mobil di Kelapa Gading, tapi khusus panggilan. Jadi saya masih belum menyewa tempat dulu sebagai bengkel saya, juga karena terbatasnya modal untuk menyewa tempat. Jadi sementara saya masih memakai rumah saya untuk tempat kumpul para montirnya. Dan orang yang mau order, tinggal menghubungi nomor rumah/ HP saya. Menurut Mbak Mmike bagaimana format usaha saya tersebut?
Strategi marketing saya mungkin dengan menyebarkan brosur di tempat-tempat yang strategis seperti di mal, gereja, bengkel-bengkel, showroom, dll. Dan sesekali pasang iklan di koran. Menurut Mbak Mike, apakah dengan cara seperti itu orang-orang bisa mengetahui dan mengingat salon mobil saya? Saya takut orang-orang bisa lupa.
Apakah Mbak punya saran lain? Apa-apa saja yang harus saya persiapkan agar usaha ini bisa berjalan dengan lancar? Lalu apakah usaha ini tetap harus mengurus SIUP-nya?
Sebelumnya terima kasih banyak ya, Mbak. Sukses selalu!!
Jawaban:
Halo pak William,
Usaha bengkel mobil maupun salon mobil, lazimmya memang memiliki sebuat tempat atau bengkel kerja. Akan lebih baik lagi jika bengkel kerja ini berada pada tempat yang strategis, sehingga orang-orang bisa melihat proses dan hasil kerjanya. Semakin ramai bengkelnya, semakin menarik hati orang untuk menggunakan jasa salon mobil Anda.
Tempat yang strategis memang akan sangat membantu pemasaran usaha salon mobil Anda. Namun dengan modal yang terbatas, hal ini menjadi masalah karena tidak tersedianya cukup dana untuk memiliki atau menyewa tempat yang strategis. Mahalnya sewa tempat, memang menjadi kendala jika modal anda terbatas. Untuk menyiasati halangan ini, memang dibutuhkan berbagai cara yang kreatif, berikut ini adalah beberapa saran saya untuk masalah tempat usaha:
Beberapa tempat yang strategis sebenarnya bisa dikuasai dengan berbagai macam cara, antara lain:
- Dengan Cara Kontrak
Dengan modal minim, tentu kita belum bisa membeli tempat tersebut, namun Anda masih bisa mengontraknya. Usahakan agar Anda bisa mengontraknya untuk waktu 2 – 3 tahun sekaligus, tetapi Anda harus perhitungan dalam cara-cara pembayarannya. Misalnya, bayarlah dulu langsung untuk satu tahun. Sedangkan untuk tahun berikutnya, minta waktu tiga atau empat bulan mendatang. Hal itu merupakan keringanan yang cukup besar. Apalagi jika usaha salon mobil Anda langsung bisa operasional. Dengan demikian, hasil keuntungannya bisa untuk tambah-tambah membayar sewa tempat. - Dengan Cara Kompromi
Jika Anda tidak mampu mengontraknya pertahun, maka berkompromilah dengan pemilik tempat agar Anda bisa membayar secara bulanan. Nyatakan bahwa Anda mungkin akan membyar lebih besar dalam hitungan pertahun, tetapi (sementara) pembayaran perbulan. Biasanya pemilik akan senang mendapat pembayaran lebih besar, sedangkan Anda lebih memperoleh keringanan karena membayar secara perbulan. - Dengan Cara Kerjasama
Kerjasama yang Anda tawarkan kepada pemilik tempat adalah dengan pembagian keuntungan. Anda juga bisa membuat kesepakatan berapa persen hak pemilik tempat, dan berapa persen hak Anda. Misalnya 70% untuk Anda dan 30% untuk pemilik tempat. Namun sebaiknya, dalam kerjasama tersebut, pengelolaan usaha harus ada pada Anda. Artinya, Anda adalah pemilik perusahaan sedangkan pemilik rumah atau tempat usaha adalah partner usaha Anda.
http://www.perencanakeuangan.com/files/UsahaSalonMobil.html
CARA MEMILIH TEMPAT USAHA
Long weekend yang panjang. Dari hari kamis sampai minggu semua orang mendadak berubah hobinya menjadi pesiar. Akhirnya saya ketularan juga, ikut-ikutan “pesiar di kamar tidur”.
Ok, setelah libur panjang minggu kemarin, alhamdulillah sekarang saya bisa posting artikel tentang bagaimana pemilihan lokasi usaha yang tepat.
Kalau kata para pakar marketing, place atau lokasi usaha adalah salah satu elemen penting dalam 4P. Sekarang saya akan bagikan kepada anda bagaimana caranya agar anda bisa memilih place dalam 4P tadi dengan tepat.
1. Langkah pertama, begitu anda sudah ketemu lokasi usahanya, tulis alamatnya dengan lengkap supaya anda tidak lupa jika di kemudian hari anda mengecek ulang lokasi bisnis tersebut.
2. Setelah itu, catat nama, alamat, no telepon makelar, contact person atau apapun yang bisa anda hubungi dengan segera.
3. Tanyakan berapa biaya per meter persegi atau tanyakan berapa biaya lokasinya, entah anda mau sewa atau mau beli.
4. Cari tahu sejarah lokasi usaha tersebut. Contohnya jika anda akan menyewa kolam ikan, tanyakan 3 tahun yang lalu apakah aliran sungainya pernah kering.
5. Perhatikan lokasi bisnis yang anda bidik tadi dengan target atau pasar sasaran bisnis anda. Misalkan anda buka jasa fotocopy yang targetnya mahasiswa, cari tempat usaha yang dekat kampus atau lokasi usaha yang banyak kost-kostan.
6. Amati pola lalu lintasnya bagi calon pelanggan bisnis anda. Jika memudahkan bagi calon konsumen anda, berarti lokasi bisnis yang anda bidik punya nilai plus.
7. Perhatikan pula tempat parkir lokasi usaha yang anda bidik tadi. Banyak sekali konsumen yang tidak mau mampir ke tempat usaha anda hanya karena tempat parkir anda yang sempit dan kurang nyaman. Terutama jika bentuknya ruko untuk buka usaha toko atau rumah makan. Tempat parkir bukan hal yang sepele. Hal yang satu ini sering menjadi bahan pengambilan keputusan apakah konsumen mau datang atau mampir ke lokasi anda atau tidak..
8. Tanyakan angka kejahatan lokasi usaha tersebut kepada seseorang yang memenuhi kriteria sebagai pemberi informasi. Ini hal yang penting untuk anda cermati. Kalau anda sudah mendapatkan lokasi usaha yang aman, bangunlah hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Sekali anda salah memilih, bisa jadi barang anda raib karena kasus pemalakan, pencurian bahkan perampokan.
9. Pilihlah tempat usaha yang kualitas pelayanan umumnya banyak, misal dekat dengan kantor atau pos polisi, dekat dengan pemadam kebakaran, mudah untuk akses ke rumah sakit dan lain sebagainya.
10. Persiapkan catatan tentang rute perjalanan ke lokasi usaha anda untuk memudahkan anda jika sewaktu-waktu anda ingin mengunjungi lagi tempat usaha pilihan anda tersebut.
11. Cari tahu bagaimana keadaan toko-toko di sekitar lokasi usaha anda dan bagaimana iklim bisnis lokalnya. Apakah ramai, sedang, sepi atau bahkan sangat berprospek.
12. Tanyakan kepada pemerintah daerah setempat bagaimana peraturan penetapan wilayahnya.
13. Apapun bentuk tempat usaha yang akan anda pilih, cek kelengkapan utilities-nya, seperti air pam atau sumur, telepon, listrik dan lain sebagainya.
14. Pastikan bahwa lokasi usaha yang anda pilih dekat atau minimal mudah untuk memperoleh bahan baku atau pasokan buat usaha anda.
15. Selain ketersediaan bahan baku, pilihlah juga lokasi bisnis yang ketersediaan tenaga kerjanya gampang. Usahahakan jangan mendatangkan karyawan dari daerah yang terlalu jauh. Kecuali kalau hal itu tidak bisa anda hindari.
16. Perhatikan juga ketersediaan perumahan bagi karyawan. Bisa dengan perumahan yang siap huni yang memang untuk dijual, atau hanya sekedar dikontrakan.
17. Catat berapa tarif pajak daerah, negara dan penghasilan di lokasi usaha tersebut, kemudian konsultasikan dengan konsultan pajak anda. Tanyakan apa pendapat dan saran mereka bagi anda.
18. Segera evaluasi lokasi bisnis anda sehubungan dengan persaingan. Karena begitu anda salah mengambil langkah ini, anda bisa tergiling dalam persaingan.
19. Terakhir, seperti yang pernah saya tulis dalam artikel prinsip bisnis pareto, cari minimal 10 lokasi usaha yang sesuai dengan kriteria anda. Kemudian pilihlah 2 tempat usaha yang terbaik untuk anda jadikan pedoman sebelum memutuskan untuk mengambil 1 lokasi bisnis yang paling tepat.
http://www.dokterbisnis.net/2010/04/06/rahasia-cara-memilih-tempat-lokasi-usaha-yang-menguntungkan/
Ok, setelah libur panjang minggu kemarin, alhamdulillah sekarang saya bisa posting artikel tentang bagaimana pemilihan lokasi usaha yang tepat.
Kalau kata para pakar marketing, place atau lokasi usaha adalah salah satu elemen penting dalam 4P. Sekarang saya akan bagikan kepada anda bagaimana caranya agar anda bisa memilih place dalam 4P tadi dengan tepat.
1. Langkah pertama, begitu anda sudah ketemu lokasi usahanya, tulis alamatnya dengan lengkap supaya anda tidak lupa jika di kemudian hari anda mengecek ulang lokasi bisnis tersebut.
2. Setelah itu, catat nama, alamat, no telepon makelar, contact person atau apapun yang bisa anda hubungi dengan segera.
3. Tanyakan berapa biaya per meter persegi atau tanyakan berapa biaya lokasinya, entah anda mau sewa atau mau beli.
4. Cari tahu sejarah lokasi usaha tersebut. Contohnya jika anda akan menyewa kolam ikan, tanyakan 3 tahun yang lalu apakah aliran sungainya pernah kering.
5. Perhatikan lokasi bisnis yang anda bidik tadi dengan target atau pasar sasaran bisnis anda. Misalkan anda buka jasa fotocopy yang targetnya mahasiswa, cari tempat usaha yang dekat kampus atau lokasi usaha yang banyak kost-kostan.
6. Amati pola lalu lintasnya bagi calon pelanggan bisnis anda. Jika memudahkan bagi calon konsumen anda, berarti lokasi bisnis yang anda bidik punya nilai plus.
7. Perhatikan pula tempat parkir lokasi usaha yang anda bidik tadi. Banyak sekali konsumen yang tidak mau mampir ke tempat usaha anda hanya karena tempat parkir anda yang sempit dan kurang nyaman. Terutama jika bentuknya ruko untuk buka usaha toko atau rumah makan. Tempat parkir bukan hal yang sepele. Hal yang satu ini sering menjadi bahan pengambilan keputusan apakah konsumen mau datang atau mampir ke lokasi anda atau tidak..
8. Tanyakan angka kejahatan lokasi usaha tersebut kepada seseorang yang memenuhi kriteria sebagai pemberi informasi. Ini hal yang penting untuk anda cermati. Kalau anda sudah mendapatkan lokasi usaha yang aman, bangunlah hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Sekali anda salah memilih, bisa jadi barang anda raib karena kasus pemalakan, pencurian bahkan perampokan.
9. Pilihlah tempat usaha yang kualitas pelayanan umumnya banyak, misal dekat dengan kantor atau pos polisi, dekat dengan pemadam kebakaran, mudah untuk akses ke rumah sakit dan lain sebagainya.
10. Persiapkan catatan tentang rute perjalanan ke lokasi usaha anda untuk memudahkan anda jika sewaktu-waktu anda ingin mengunjungi lagi tempat usaha pilihan anda tersebut.
11. Cari tahu bagaimana keadaan toko-toko di sekitar lokasi usaha anda dan bagaimana iklim bisnis lokalnya. Apakah ramai, sedang, sepi atau bahkan sangat berprospek.
12. Tanyakan kepada pemerintah daerah setempat bagaimana peraturan penetapan wilayahnya.
13. Apapun bentuk tempat usaha yang akan anda pilih, cek kelengkapan utilities-nya, seperti air pam atau sumur, telepon, listrik dan lain sebagainya.
14. Pastikan bahwa lokasi usaha yang anda pilih dekat atau minimal mudah untuk memperoleh bahan baku atau pasokan buat usaha anda.
15. Selain ketersediaan bahan baku, pilihlah juga lokasi bisnis yang ketersediaan tenaga kerjanya gampang. Usahahakan jangan mendatangkan karyawan dari daerah yang terlalu jauh. Kecuali kalau hal itu tidak bisa anda hindari.
16. Perhatikan juga ketersediaan perumahan bagi karyawan. Bisa dengan perumahan yang siap huni yang memang untuk dijual, atau hanya sekedar dikontrakan.
17. Catat berapa tarif pajak daerah, negara dan penghasilan di lokasi usaha tersebut, kemudian konsultasikan dengan konsultan pajak anda. Tanyakan apa pendapat dan saran mereka bagi anda.
18. Segera evaluasi lokasi bisnis anda sehubungan dengan persaingan. Karena begitu anda salah mengambil langkah ini, anda bisa tergiling dalam persaingan.
19. Terakhir, seperti yang pernah saya tulis dalam artikel prinsip bisnis pareto, cari minimal 10 lokasi usaha yang sesuai dengan kriteria anda. Kemudian pilihlah 2 tempat usaha yang terbaik untuk anda jadikan pedoman sebelum memutuskan untuk mengambil 1 lokasi bisnis yang paling tepat.
http://www.dokterbisnis.net/2010/04/06/rahasia-cara-memilih-tempat-lokasi-usaha-yang-menguntungkan/
TEMPAT MEMBUKA USAHA
Memilih tempat untuk membuka usaha di ruko perlu mempertimbangkan beberapa hal, pembahasannya lebih ke pertimbangan secara teori perilaku arsitektur, langsung saja yaa…
> Kalau memilih ruko di dalam perumahan,
+ cari yang memiliki tingkat hunian cukup tinggi, karena kemungkinan besar akan berpotensi ramai dan mudah disewakan. Cara ngeceknya di lokasi : terlihat ada mobil atau motor di garasi/carport, kondisi rumah terawat, ada banyak rumah yang direnovasi, sedikit rumah yang dipasang tanda “dijual”.
+ Kalau bisa posisinya di lokasi yang banyak dilalui pengunjung atau penghuni perumahan. Memang, harganya lebih mahal namun lebih hidup dan lebih mudah memperkirakan dagangan yang layak dibuka.
> Kalau mencari ruko di luar perumahan,
+ Lihat apakah ada potensi pengunjung dari daerah sekitarnya.
+ Apakah mudah diakses dari berbagai penjuru dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum?
Secara umum berikut beberapa pertimbangan penting :
> Aksesibilitas ke lokasi tempat usaha, lokasi ruko musti berada di lintasan para warga atau kendaraan umum.
> Ada daya tarik yang lain, maksudnya disekitar lokasi ruko lebih baik ada pendukung seperti supermarket, mal, perkantoran besar, atau resto favorit. Contoh kasus kalau di kota semarang ; ruko Pemuda Mas yang berdekatan dengan DP Mall dan Carrefour, ruko Pandanaran yang berdekatan dengan perkantoran besar dan berada di jalanan pusat oleh2 kota Semarang.
> lihat kapasitas parkir yang disediakan, kesulitan dalam mendapatkan parkir mobil atau motor dapat membuat konsumen enggan berbelok untuk mampir ke tempat usaha Anda. Pertimbangkan juga bahwa untuk parkir mobil diperlukan manuver, sehingga parkir yang luas lebih menarik konsumen.
> Ukuran Luas Ruang Usaha.
+ Perhatikan lebar dan panjang per unit ruko, idealnya lebar yang leluasa untuk menata interior minimal 5 meter, bila kurang dari 5 meter, biasanya penataan interiornya lebih pada keputusan tidak ada pilihan.
+ lebih detail kita perhatikan besaran ruang yang disediakan sebagai tempat usaha, apakah bentuknya persegi panjang atau bujur sangkar, karena akan berpengaruh terhadap penataan barang yang akan dijual dan pergerakan sirkulasi untuk pengunjung
> Desain Tampak Depan Ruko.
Desain tampak depan juga perlu diperhatikan, saya ambilkan contoh misalnya : kita buka usaha restoran bernuansa jawa tapi gaya desain arsitektur tampak depannya justru bergaya klasik, kan jadi ngga cocok, akhirnya kita perlu melakukan penyesuaian desain tampak, dan hal ini menambah biaya renovasi untuk Anda. Menurut saya pilihan desain tampak yang sederhana atau biasa saja, justru dapat membuat Anda leluasa merubah tampak depan ruko sehingga sesuai dengan usaha Anda sekaligus mampu menciptakan dan meningkatkan brand dari usaha Anda serta membuat tempat usaha Anda mudah dikenali.
> Harga Ruko.
Bandingkan harga ruko sekelas sebelum melakukan pembelian agar kita mengetahui harganya rasional atau tidak. Kalau mau menyewa ruko, normalnya harga sewa ruko sekitar 7% - 8% dari harga jual, Anda juga dapat menghubungi broker kepercayaan Anda untuk mengetahui pasaran harga ruko disekitarnya.
> Faktor Keamanan
Keamanan tidak melulu soal kriminal, tetapi juga kebakaran dan bencana alam, nah untuk yang terakhir ini perhatikan lokasinya, apakah berada di daerah rawan longsor atau banjir?
Semoga menambah wawasan Anda…
http://arsitektursemarang.site50.net/2009/02/kiat-mencari-ruko-yang-%E2%80%9Cberpotensi%E2%80%9D-untuk-tempat-usaha/
> Kalau memilih ruko di dalam perumahan,
+ cari yang memiliki tingkat hunian cukup tinggi, karena kemungkinan besar akan berpotensi ramai dan mudah disewakan. Cara ngeceknya di lokasi : terlihat ada mobil atau motor di garasi/carport, kondisi rumah terawat, ada banyak rumah yang direnovasi, sedikit rumah yang dipasang tanda “dijual”.
+ Kalau bisa posisinya di lokasi yang banyak dilalui pengunjung atau penghuni perumahan. Memang, harganya lebih mahal namun lebih hidup dan lebih mudah memperkirakan dagangan yang layak dibuka.
> Kalau mencari ruko di luar perumahan,
+ Lihat apakah ada potensi pengunjung dari daerah sekitarnya.
+ Apakah mudah diakses dari berbagai penjuru dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum?
Secara umum berikut beberapa pertimbangan penting :
> Aksesibilitas ke lokasi tempat usaha, lokasi ruko musti berada di lintasan para warga atau kendaraan umum.
> Ada daya tarik yang lain, maksudnya disekitar lokasi ruko lebih baik ada pendukung seperti supermarket, mal, perkantoran besar, atau resto favorit. Contoh kasus kalau di kota semarang ; ruko Pemuda Mas yang berdekatan dengan DP Mall dan Carrefour, ruko Pandanaran yang berdekatan dengan perkantoran besar dan berada di jalanan pusat oleh2 kota Semarang.
> lihat kapasitas parkir yang disediakan, kesulitan dalam mendapatkan parkir mobil atau motor dapat membuat konsumen enggan berbelok untuk mampir ke tempat usaha Anda. Pertimbangkan juga bahwa untuk parkir mobil diperlukan manuver, sehingga parkir yang luas lebih menarik konsumen.
> Ukuran Luas Ruang Usaha.
+ Perhatikan lebar dan panjang per unit ruko, idealnya lebar yang leluasa untuk menata interior minimal 5 meter, bila kurang dari 5 meter, biasanya penataan interiornya lebih pada keputusan tidak ada pilihan.
+ lebih detail kita perhatikan besaran ruang yang disediakan sebagai tempat usaha, apakah bentuknya persegi panjang atau bujur sangkar, karena akan berpengaruh terhadap penataan barang yang akan dijual dan pergerakan sirkulasi untuk pengunjung
> Desain Tampak Depan Ruko.
Desain tampak depan juga perlu diperhatikan, saya ambilkan contoh misalnya : kita buka usaha restoran bernuansa jawa tapi gaya desain arsitektur tampak depannya justru bergaya klasik, kan jadi ngga cocok, akhirnya kita perlu melakukan penyesuaian desain tampak, dan hal ini menambah biaya renovasi untuk Anda. Menurut saya pilihan desain tampak yang sederhana atau biasa saja, justru dapat membuat Anda leluasa merubah tampak depan ruko sehingga sesuai dengan usaha Anda sekaligus mampu menciptakan dan meningkatkan brand dari usaha Anda serta membuat tempat usaha Anda mudah dikenali.
> Harga Ruko.
Bandingkan harga ruko sekelas sebelum melakukan pembelian agar kita mengetahui harganya rasional atau tidak. Kalau mau menyewa ruko, normalnya harga sewa ruko sekitar 7% - 8% dari harga jual, Anda juga dapat menghubungi broker kepercayaan Anda untuk mengetahui pasaran harga ruko disekitarnya.
> Faktor Keamanan
Keamanan tidak melulu soal kriminal, tetapi juga kebakaran dan bencana alam, nah untuk yang terakhir ini perhatikan lokasinya, apakah berada di daerah rawan longsor atau banjir?
Semoga menambah wawasan Anda…
http://arsitektursemarang.site50.net/2009/02/kiat-mencari-ruko-yang-%E2%80%9Cberpotensi%E2%80%9D-untuk-tempat-usaha/
Langganan:
Postingan (Atom)

